Tuesday, June 1, 1999

PURPOSE - BENEFIT

TUJUAN BISNIS JANGKA PENDEK :
  • Menambah pangsa pasar konsumen kota Bekasi dan sekitarnya dalam bisnis penjualan ice cream dan makanan ringan serta menjadi pesaing yang kompetitif dengan usaha-usaha sejenis lainnya.


  • Menciptakan trend dan rasa baru dengan cara diferensiasi menu yang berbeda dari pesaing atau menu yang sama dengan variasi dan penyajian yang lebih menarik.


  • Mendapatkan laba operasional melalui system manajemen yang baik dan organisasi kerja yang baik.


  • Membantu pemerintah mengurangi penggangguran dengan cara menciptakan lapangan kerja.


TUJUAN BISNIS JANGKA PANJANG :

Menjadikan Orin Ice Cream Durian sebagai market leader di Bekasi dan sekitarnya.

Berusaha memperoleh pengembalian investasi bagi pemilik modal sesuai dengan rencana keuangan yang telah ditetapkan.

Mengadakan ekspansi bisnis dengan cara membuka cabang-cabang ice cream baru dan memasukkan produk ice cream ke beberapa supermarket terkemuka.

MANFAAT BISNIS :

  • Bagi masyarakat Kota Bekasi dan sekitarnya :
Orin Ice Cream Durian berusaha meracik mempopulerkan produk ice cream rasa baru yang belum pernah ada sebelumnya secara umum

  • Bagi kalangan keluarga :
Sebagai tempat tujuan untuk menghabiskan waktu bersama anggota keluarga yang lainnya.

  • Bagi kawula muda :
Sebagai tempat untuk bersantai dan berkumpul bersama kerabat/teman-teman lainnya, selain itu juga dapat menjadi ajang menjalin silaturahmi dan persahabatan

  • Bagi kalangan tenaga kerja :
Selain menciptakan lapangan pekerjaan dan suasana bekerja yang menyenangkan dengan memperhatikan kesejahteraan mereka.

Saturday, May 1, 1999

VISION - MISSION

VISION ORIEN ICE CREAM :

  • Mengkomersialisasikan olahan produk buah durian dan susu murni sapi di masyarakat dan juga untuk penganekaragaman pangan, serta diharapkan dapat menjadi alternatif jajanan yang sehat untuk dikonsumsi.


MISSION ORIEN ICE CREAM :

  • Meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ice cream durian.


  • Terciptanya produk makanan yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi para pecinta ice cream di Indonesia.

  • Menghasilkan jajanan sehat, bergizi, serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi.


  • Produk yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi unit usaha yang mampu membuka peluang usaha sekaligus mengangkat perekonomian masyarakat dan negara.

TARGET ORIEN ICE CREAM :

  • Meliputi target produksi dan target pemasaran. Target dicapai dengan adanya peningkatan produksi dan perluasan lokasi pemasaran.

Thursday, April 1, 1999

COMPANY PROFILE

King Of Fruit atau Durian termasuk salah satu buah yang banyak penggemarnya. Entah itu mulai dari anak-anak maupun orang dewasa. Durian nampaknya tidak hanya dimakan sebagai buah, namun juga nikmat disantap sebagai kudapan lain yang berbeda.


Hal ini menginspirasi Bapak Orien (36 tahun) untuk membuat sesuatu yang berasal dari durian. Berawal dari hanya menjual sembako, kemudian berpindah menjual ice cream durian dan menamakan usahanya yaitu ORIEN ICE CREAM DURIAN. Awal  tempatnya berjualan pun terbilang cukup sederhana. Ditandai dengan hanya menggunakan sebuah tenda.

Diceritakannya, dahulu warung yang sudah berdiri sejak 2006 tersebut hanya menjual ice cream durian original. Namun, ketika disadari banyak sekali makanan pelengkap untuk menambah cita rasa ice cream durian ini. Maka Bapak Orien menambahkan bermacam-macam rasa dari ice cream durian tersebut. Adapun bahan pelengkap lainnya yaitu : strawberry, cokelat, kacang, keju dan mocca.


Sabtu dan Minggu pun menjadi hari yang dikunjungi banyak pembeli. Meskipun banyak menu ice cream durian lain seperti ice cream durian strawberry, ice cream durian keju cokelat, ice cream durian kacang cokelat maupun ice cream durian kacang keju, ice cream durian keju dan masih banyak rasa yang lain, namun rata-rata para pembeli lebih banyak memesan ice cream durian original dilengkapi dengan sepotong roti bakar hangat.

Ice cream durian yang dijual memang sederhana, daging buah durian dicampur dengan susu murni, kemudian ditambahkan sedikit susu kental manis. Jadilah ice cream durian khas buatan Bapak Orien.
Lelaki kelahiran 1975 ini menjelaskan sudah ada cabang ice cream durian yang beralamat di Mustika Jaya Bekasi. Namun menurutnya, cabang tersebut tidak seramai warung yang terletak di jalan KH Agus Salim Patal persis dekat pasar Proyek Bekasi.

“Kalau saya lihat, tempat menentukan sekali, di mal mungkin orang mikirnya sudah biasa ice cream durian. Omzet di Mall kecil, paling hanya Rp 500.000. Orang sepertinya lebih suka makan di pinggir jalan seperti ini,” ungkapnya lagi.

Menurutnya, musim hujan tidak menjadi kendala dalam menjajakan ice cream duriannya tersebut. Karena, menikmati ice cream durian tidak hanya pas saat panas ataupun hujan. Buah durian ternyata mampu juga memberikan efek hangat pada tubuh, sehingga tidak masalah untuk menyantapnya kapan saja.

Harga es yang ditawarkan warung yang buka dari pukul 14.00 s.d 23.00 WIB relatif terjangkau. Dengan hanya bermodal Rp 7.000 kita sudah bisa menikmati ice cream durian.

Friday, January 1, 1999

SEJARAH ICE CREAM

Banyak versi tentang awal mula munculnya makanan yang kemudian populer dengan sebutan ice cream ini. Ice Cream berasal dari para kolonis Amerika yang terpisah dari dua kosa kata yaitu ”Iced” dan ”Cream” yang artinya ”Iced” adalah es dan ”Cream” adalah kepala susu cream dibuat dari susu sapi.

Bangsa Persia adalah bangsa yang menghidangkan ice cream dimana ± 400 SM bangsa Persia menciptakan puding dingin khusus seperti piring, terbuat dari air mawar dan sohun yang disajikan untuk royalti selama musim panas. Es dicampur dengan kunyit, buah-buahan, dan berbagai rasa lainnya. Dan tradisi ini masih diikuti oleh penduduk Iran dan disebut "faloodeh", yang terbuat dari pati (biasanya gandum), kemudian diproses dengan mesin sehingga menghasilkan benang atau tetesan adonan, kemudian adonan tersebut di rebus. Setelah itu dibekukan dan dicampur dengan air mawar dan lemon, sebelum disajikan.

Bangsa Romawi yaitu Kaisar Nero (37-68 SM) memerintahkan untuk membuat makanan dari salju yang ada di puncak pegunungan, dihidangkan bersama buah-buahan segar di atasnya.

Bangsa Cina Kaisar King Tang of Shang pada tahun 618-97 SM menemukan metode pembuatan ramuan es dan susu. Tetapi di zaman Kaisar Yingzong, Dinasti Song (960-1279) dari Cina, ada sebuah puisi bernama (Literally Ode to the ice cheese/Harifah ode untuk es keju), yang ditulis oleh penyair Yang Wan Lie.

Ketika Marco Polo datang ke Cina dan membawa resep ini ke daratan Eropa dan Amerika sehingga di wilayah berkembang menjadi hidangan yang mewah oleh kaum-kaum fashionable Italia. Ketika Putri Kerajaan Italia Duchess Catherine de 'Medici menikah dengan Duch de Orleans pada tahun 1533, menyuruh koki menghidangkan resep es atau sorbets dan memperkenalkan hidangan tersebut pada keluarga Kerajaan Prancis dan dipopulerkan resep tersebut pada tahun 1674 dan diberi nama dalam bahasa Perancis "Nicholas Lemery’s Recueil de curiositéz rares et nouvelles de plus admirables effets de la nature". Pada tahun 1694 resep di publikasikan resep oleh Antonio Latini's Lo Scalco pada koran The Modern Steward. Resep dengan nama "François Massialot's Nouvelle Instruction pour les Confitures, les Liqueurs, et les Fruits" hingga tahun 1692. Francesco Procopio dei Coltelli seorang Itali yang sudah melakukan bisnis menjual es. Kala itu dia menjual es buah berupa strawberry sorbet dan es krim. Yang dijual oleh Francesco ini mulanya hanya dianggap sebagai makanan aneh. Belakangan justru apa yang dibuatnya itu merupakan pendidikan bagi warga Eropa dalam membuat hidangan es krim. Oleh sebab itu pula Itali dan Perancis merupakan negara yang sangat terkenal lezat es krimnya.

Di Amerika, Marcopolo menghidangkan es krim untuk tamu-tamunya yakni George Washington, Thomas Jefferson dan Dolly Madison, juga Gubernur Bladen of Maryland pada 1700. Pada tahun 1774, seorang warga London yang biasa menyelenggarakan pesta, Phillip Lenzi membuat resep es krim sendiri dan mengiklankan di surat kabar New York dan dia membuka kedai es krim pertama dibuka di New York City pada tahun 1776.  Pada tahun 1812 es krim pertama kalinya dihidangkan di Gedung Putih sebagai makanan penutup. Sekitar tahun 1832 seorang Afrika-Amerika pembuat permen dari Philadelphia, Augustus Jackson menciptakan beberapa resep dan metode yang unggul untuk memproduksikan es krim. Pada tahun 1846, Nancy Johnson seorang wanita berkebangsaan Inggris, membuat mesin es krim manual dan penemuannya ini dipatenkan oleh William G. Young dengan nama “Johnson Patent Ice-Cream Freezer” pada tahun 1848. Tanggal 2 Februari 1897, Alfred L.Cralle menciptakan sendok untuk meyendok es krim ke dalam wadah.

Semenjak Abad-19 es krim banyak ditampilkan dengan berbagai aneka rasa, seperti es krim Conelo, Sundee dan Cone ditemukan dan populer di dunia sejak tahun 1904. Tahun 1920, Frank Epperson dari Kanada membuat es dari sari buah yang dibekukan dengan nama Popsicle dan dari Amerika, Christian Nelson menciptakan ice cream berlapis coklat yang diberi nama Scream Bar. Sejak itulah ice cream terkenal dan menjadi kegemaran orang dari segala usia. Awal tahun 1926 diciptakan Freezer yang lebih modern untuk mengawetkan es krim oleh Clarence Vogt. Selepas tahun 1926 perusahaan-perusahaan berdiri dimulai dari  Reuben Mattus berkebangsaan Denmarka mendirikan Haagen Dazs pada 1960 selanjutnya Ben dan Jerry, George dan Davis, dan seterusnya dengan kebangkitan awal abad-20.

Orang Amerika paling banyak mengomsumsi es krim, rata-rata setiap orang 15-20 liter per tahun dikarenakan di Amerika es krim merupakan makanan penutup yang paling digemari, apalagi bila ditambahkan dengan biskuit. Sebanyak 800.000 galon es krim diproduksi oleh orang Amerika setiap tahunnya.

Hingga sekarang hidangan es dan ice cream dan sejenisnya sudah mengalami perkembangan yang luar biasa baik dari segi teknologi pengolahan, variasi rasa dan bentuk, pengemasan, dan lain-lain.